Rabu, 28 Maret 2012 - WIB
Sebagai Bikers Harus Mengetahui
Diposting oleh : Honda Revo Club Jakarta
Kategori: - Dibaca: 830 kali


Share/Bookmark

Bro & sist walaupun info ini sudah lama tentunya kita tahu tentang undang - undang lalulintas, bahkan aparat pun tak segan - segan menindak pengendara yang melanggar lalu lintas, walaupun petugas sudah tegas namun ada juga yang suka sembarang saat berkendara, Sebagai bikers yang terdidik dan tau tentang safety riding jangan lupa lengkapi  surat -surat kendaraan dan Perlengkapan Sepeda Motor yang harus dipenuhi oleh Pengendara

  • Memakai helm SNI
  • Kaca Spion
  • Memakai Sepatu
  • Memakai Jaket
  • Memakai Sarung Tangan
  • Pentil Ban

Nah biar lebih jelas mengenai UU UU No.22 Tahun 2009 berikut kita sampaikan sangsi bagi pengendara yang sembrono.

Ini dia pasal-pasal yang bersangkutan

Kenakan Helm Standar Nasional Indonesia (SNI) Jangan lagi kenakan helm batok. Gunakanlah helm SNI. Selain karena alasan keselamatan, menggunakan helm jenis ini sudah menjadi kewajiban seperti diatur dalam Pasal 57 Ayat (2) dan Pasal 106 Ayat (8). Sanksi bagi pelanggar aturan ini, pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 (Pasal 291). Sanksi yang sama juga akan dikenakan bagi penumpang yang dibonceng dan tidak mengenakan helm SNI.

  

Pastikan Perlengkapan Berkendara Komplet Bagi para pengendara roda empat atau lebih, coba pastikan kelengkapan berkendara Anda. UU Lalu Lintas No 22 Tahun 2009, dalam Pasal 57 Ayat (3) mensyaratkan, perlengkapan sekurang-kurangnya adalah sabuk keselamatan, ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, helm, dan rompi pemantul cahaya bagi pengemudi kendaraan bermotor roda empat/lebih yang tak memiliki rumah-rumah dan perlengkapan P3K. Bagaimana jika tak dipenuhi? Sanksi yang diatur bagi pengendara yang menyalahi ketentuan ini akan dikenakan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000, seperti diatur dalam Pasal 278

Tak Punya SIM? Denda Rp 1 Juta Ketentuan yang satu ini mungkin harus menjadi perhatian lebih. Jika selama ini denda bagi pengendara yang tak punya SIM hanya sekitar Rp 20.000, UU Lalu Lintas yang baru tak mau memberikan toleransi bagi pengendara yang tak mengantongi lisensi berkendara. Sanksi pidana ataupun denda yang diterapkan tak lagi ringan. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan dan tidak memiliki SIM, akan dipidana dengan pidana kurungan empat bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta (Pasal 281).

  

Konsentrasi dalam Berkendara Pasal 283 UU Lalu Lintas mengatur, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi, dipidana dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan kurungan atau denda paling banyak Rp 750.000

Perhatikan Pejalan Kaki dan Pesepeda Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat/lebih, harus mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda. Bagi mereka yang tidak mengindahkan aturan Pasal 106 Ayat (2) ini, dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000

Lengkapi kaca spion dan lain-lain

 

Pengemudi sepeda motor Diwajibkan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban (diatur Pasal 106 Ayat (3)). Sanksi bagi pelanggarnya diatur Pasal 285 Ayat (1), dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Wajib Nyalakan Lampu pada Siang Hari Para pengendara motor yang berkendara pada siang hari diwajibkan menyalakan lampu utama. Sekarang, sudah bukan sosialisasi lagi. Bagi pelanggarnya akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp 100.000.

Nah ini yang sering dilakukan oleh Bikers suka berkendara dengan kecepatan tinggi ini pasalnya

Sesuaikan Jalur dengan Kecepatan Ketentuan mengenai jalur atau lajur merupakan salah satu ketentuan baru yang dimasukkan dalam UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, yang diatur dalam Pasal 108. Agar menjadi perhatian, selengkapnya bunyi pasal tersebut adalah: (1) Dalam berlalu lintas pengguna jalan harus menggunakan jalur jalan sebelah kiri (2) Penggunaan jalur jalan sebelah kanan hanya dapat dilakukan jika: a. pengemudi bermaksud akan melewati kendaraan di depannya; atau b. diperintahkan oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk digunakan sementara sebagai jalur kiri (3) Sepeda motor, kendaraan bermotor yang kecepatannya lebih rendah

Sementara ini dulu ya, besok akan kita update lagi. Mau ban yang Awet dan bisa di segala Kondisi pakai

 

                              

 

 

 

Salam Bikers Ride Safe, Save life


Berita Terkait
 
:: Cermati Dulu Sebelum Membeli Part Bekas
:: Touring Bersama Forum Wartawan Otomotif Indonesia ( FORWOT )
:: Kecanggihan Pada New Honda Vario 125 PGM-FI
:: PT Astra Honda Motor Segarkan Tampilan Honda Revo Series
:: Satu Jiwa Satu Hati Bersama Asosiasi Honda Jakarta
 
( 4 Komentar : )

Cara membeli jelly gamat gold g
23 Januari 2013 - 15:06:55 WIB
Infonya sungguh sangat berguna pak admin... thanks ya..

Obat gondok
23 Januari 2013 - 15:06:21 WIB
luar biasa sekali gan infonya .. artikel demi artikel penuh dengan makna dan motivasi

obat alami disfungsi ereksi
23 Januari 2013 - 15:05:52 WIB
situs yang banyak bermanfaat bagi para komunitasnya, tetap berkarya dan sukses!

Obat herbal Kanker Darah
23 Januari 2013 - 15:05:13 WIB
thanks atas info yang telah diberikan pasti bermanfaat banget dan berguna banget bagi saya thnks banget yah gan


 
Isi Komentar :
 
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 
Silahkan Login Untuk Mengisi Komentar
 
Nih, Modifikasi Perdana All New Honda BeAT FI

Di salah satu sudut peluncuran All New Honda BeAT FI, terlihat All New Honda BeAT- FI versi

Gear dan Rantai Warna Warni, Cuma Rp 340 Ribuan

Sinnob yang selama ini dikenal sebagai produsen gear dengan sprocket berlapis polyurethane.